Meningitis, Diagnosis Dan Cara Pencegahannya

Selain dari riwayat perjalanan penyakit,tanda dan gejala serta pemeriksaan fisik(seperti pemeriksaan kuduk kaku dan Brudzinskin),biasanya okter akan melakukan fungsi lumbal untuk lebih memastikan diagnosis meningitis.Fungsi lumbal adalah tindakan memasukan jarum di antara tulang belakang dan mengambil cairan serebrospinal (cerebrospinal Fluid/CSF) untuk kemudian diperiksa di laboratorium.

Bila diagnosis sudah dapat dipastikan,dokter akan segera memberikan terapi.Dr.Hardiono mengatakan,meningitis dapt diobati dengan pemberian antibiotika secepatnya.Bila ditangani dengan cepat dan tepat,angka kematian akibat meningitis bakterial rendah.Namun pencegahan lebih baik daripada pengobatan,katanya. 

Meningitis

Pencegahan

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati.Mengingat risikonya terhadap nyawa buah hati,lebih baik melakukan tindakan pencegahan,seperti:

  1. ASI eksklusif 6 bulan
  2. Gizi seimbang
  3. Imunisasi

Penyebab meningitis paling sering terjadi pada bayi dan anak adalah bakteri Haemophilus influenza dan Streptokokus pneumonia.Sekarang tersedia vaksin HiB untuk Haemophilus influenza diberikan sebanyak 4 kali yaitu pada usia 2 bulan,4 bulan,6 bulan, dan 15 bulan.Anak yang belum divaksinasi IPD pada umur > 1 tahun,akan diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan,sedangkan anak berusia 2-5 tahun yang belum divaksiksinasi,cukup diberika 1 kali saja.

Kualitas kesehatan reproduksi kaum wanita saat ini masih terabaikan.Maka dari itu, perlu dikembangkan upaya-upaya di bidang uroginekologi untuk meningkatkan kualitas hidup kaum wanita.Fokus kesehatan wanita di indonesia saat ini masih pada angka kematian ibu dan bayi.Padahal beberapa dekade terakhir,pemikiran tersebut mulai bergeser pada bagaimana meningkatkan kualitas hidup kaum wanita,terutama organ reproduksinya.Saat ini indikator kesehatan wanita tidak lagi terbatas pada penurunan angka kematian ibu dan bayi,tapi mencakup peningkatan kualitas hidup wanita seiring dengan meningkatkan usia harapan hidup.Msih kurang disadari bahwa persalinan,bahkan yang tanpa komplikasi sekalipun dapat mempengaruhi kualitas para ibu.

Cegah Kecacatan Dasar Panggul akibat Persalinan

Melahirkan memang merupakan pengalaman yang membahagiakan,tetapi ekaligus penuh risiko bagi para ibu.Wanita seringkali belum melahirkan,Dalam proses melahirkan,banyak hal yang bisa terjadi,misalnya kecacatan bahkan nyawa ibu terancam.Persalinan normal melaui vagina memang lebih aman dibandingkan persalinan secara caesar yang mempunyai risik kematian 5 kali lebih tinggi.Dr.Budi Imam Santoso,Sp.OG(K) memaparkan bahwa kadang wanita dapat mengalami kecacatan dasar punggung (prolaps organ panggul atau POP) akibat proses persalinan.Hali ini bisa terjadi akibat robeknya dinding rahim, penggunaan alat bantu saat melahirkan seperti vakum atau forcep,serta lamanya proses persalinan.

Mengenal Alat Medis Untuk Penanganan Bayi Prematur Di Rumah Sakit

Mungkin anda yang sedang menantikan kelahiran buah hatinya menginginkan agar bayinya selalu sehat dan bisa terlahir dengan normal. Sebagian orang di Rumah Sakit ada yang mengalami kelahiran prematur, meski tidak terlalu menjadi soal, namun terkadang kondisi bayi yang terlahir prematur sangat rentan dengan cuaca dan kondisi diluar sehingga perlu dilakukan penanganan yang intnesif.

Terlebih lagi apabila kondisi kesehatannya belum sempurna. Kasih sayang ibunya dan perawatan alat – alat medis di Rumah Sakit sebisa mungkin dilakukan untuk mempertahankan kehidupannya.

Mengenal alat kesehatan untuk bayi prematur

Oleh karena kelahiran permatur belum bisa diprediksi, jadi pihak rumah sakit harusnya menyiapkan berbagai macam alat medis untuk penanganan bayi prematur seperti yang akan kita sebutkan beberapa jenisnya berikut ini.

1# – Inkubator Bayi

Alat ini mutlah ada di Rumah Sakit yang memiliki unit kelahiran bayi. Inkubator bayi berfungsi untuk merawat bayi – bayi yang terlahir dalam keadaan prematur namun memiliki kondisi kesehatan yang perlu dipantau secara intensif. Dengan alat Inkubator Bayi tersebut, kondisi fisik dan kesehatan si bayi dapat dipantau, suhu ruangan dan kelembaban bisa diatur sesuai dengan kemampuan tubuhnya. Harga inkubator bayi cukup berfariasi tergantung dari spesifikasi dan fiturnya. Rumah Sakit hendaknya menyiapkan Inkubator dengan fitur yang lengkap untuk mengatasi berbagai kondisi.

2# – Infant Warmer

Berbeda dengan inkubator bayi, Infant Warmer adalah alat medis yang berfungsi sebagai penghangat bayi yang baru lahir dengan gejala hipotermia atau kedinginan dengan udara diluar. Kondisi tubuh yang tidak stabil ini diatasi dengan meletakan atau terapi dengan alat yang disebut dengan infant warmer atau penghangat bayi. Setelah kondisinya normal si bayi bisa dipindahkan ke ruang rawat beserta ibunya untuk mendapatkan asi eksklusif.

3# – Lampu Fototerapi

Lampu fototerapi digunakan ketika bayi mengalami ikterus, apa itu ikterus ? Yaitu sebuah kondisi dimana kulit bayi berubah menjadi kuning. Hal ini disebabkan karena adanya kelebihan kadar bilirubin dalam darah. Penyakit ini kebanyakan terjadi pada bayi prematur, karena organ liver yang berfungsi  untuk menghasilkan enzim yang memecah bilirubin belum sempurna.

Bagi anda yang memiliki rumah sakit bersalin, apabila anda membutuhkan informasi mengenai berbagai macam alat – alat kesehatan untuk perawatan bayi prematur. Bisa kunjungi website distributor alat kesehatan resmi seperti Glorya Medica untuk menanyakan produk dan harga alat – alat tersebut.